Senin, 06 Januari 2014

Cara Merawat dan Beternak Burung Love Bird

Cara Merawat dan Beternak Burung Love Bird. Burung lovebird juga merupakan burung hias yang sangat banyak sekali penggemarnya. Burung lovebird dikenal dengan bentuknya yang sangat lucu dengan memiliki kombinasi warna yang sangat indah. Sebenarnya merawat burung love bird ini sangat mudah kok, dan pastinya sangat menyenangkan. Memang hobi merawat burung lovebird sangat menyenangkan, seperti halnya berternak burung kenari.



Burung love bird ini merupakan burung yang sangat cerewet, karena burung lovebird sangat sensitif dengan suara tinggi (keras) pada daerah sekitarnya. Yuk kita simak dulu jenis jenis burung love bird yang ada dipasaran.

Fischers Lovebird (agapornis fischeri)
Ukuran jenis love bird yang satu ini sekitar 14 cm panjangnya, mempunyai warna hijau, kepala serta sisi bagina tubuh atas berwarna orange, memiliki paruh berwarna merah, pantat berwarna biru dan sedangkan matanya berkacamata putih. Berasal dari bagian selatan Danau Victoria di Tanazia Utara.

Black Masked Lovebird (Agapornis Personata)
Sementara untuk jenis black masked lovebird ini mempunyai panjang 14 cm, warna tubuhnya kebanyakan berwarna hijau dan memiliki warna kepala hitam. Burung Black masked Lovebird ini berasal dari Tanzania, Burundi dan Kenya.

Lilians Lovebird Nyasa Lovebird (Agapornis Lilianae)
Panjang dari lovebird jenis ini sekitar 3 cm, mempunyai tubuh yang berwarna hijauparuh berwarna merah serta mata berkacamata putih.

Red Faced Lovebird (Agapornis Pullarius)
Red Faced Lovebird ini memiliki panjang tubuh sekitar 15 cm, sebagian dari tubuhnya berwarna hijau dengan warna merah dibagian kepala dan lehernya. Begitu pula dengan warna paruhnya juga berwarna merah. Membedakan dengan burung jangan dan betina, relatif agak mudah, burung jantan jenis lovebird ini memiliki warna merah lebih banyak pada mudak dan kepala, begitu juga dengan warna paruh yang lebih gelap.

Nah sekarang kita langsung jika ingin menangkar atau beternak burung love bird, yuk kita simuak ulasannya secara gamblang dibawah ini.

1. Mempersiapkan kandang untuk burung lovebird
Tentunya yang pertama kali kita siapkan adalah sangkar atau kandang dari besi untuk burung lovebird, gunakan kandang yang berukuran 50x50x50 cm dan juga pasang tenggeran untuk burung lovebird. yang hanya ditempati sepasang burung lovebird. Dan siapkan tempat bertelur (kotak yang berbentuk kayu) bagi burung lovebird betina. Biasanya ada yang menjual kotak untuk bertelur burung love bird dan siap pakai di tempat jualan pakan burung. 

Contoh bentuk tempat bertelur burung lovebird betina

2. Pemilihan indukan dan pejantan burung lovebird (usahakan cari indukan yang unggul).
Ini merupakan teknik yang paling sulit untuk memulai dalam bisnis lovebird ini, namun tips ini semoga bisa sangat membantu bagi kamu yang akan berternak burung lovebird, memilih burung lovebird (membedakan mana yang jantan dan yang mana betina sangat sukar untuk dilakukan), terutama bagi pencinta burung yang awam terhadap jenis burung lovebird ini. Yuk kita ulas satu persatu cara membedakan yang mana burung lovebird jantan dan yang mana burung love bird betina.
  • Pada burung lovebird yang kawin ternyata bukan sepasang burung lovebird, bisa saja burung lovebird tersebut jantan semua atau betina semua.
  • Salah satu cinya yaitu jika sepasang lovebird 2 minggu setelah kawin tidak juga bertelur, berarti kedua burung lovebird tersebut adalah jantan.
  • Jika kedua burung tersebut setelah 2 minggu bertelur dan mempunyai lebih dari 6 telur, kemungkinan besar kedua burung tersebut adalah betina.
  • Yang paling umum dipakai orang Indonesia untuk membedakan burung lovebird adalah dengan cara meraba tulang burung lovebird, dimana jika jarak dua tulang supit renggang serta merasa lentur, maka lovebird tersebut betina. Jika bila jarak tulang supit sempit dan terasa keras, umumnya lovebird tersebut berkelamin jantan. namun cara ini tidak 100 persen tepat dan benar.
  • Pada orang luar negeri malah menggunakan metode pada sample darah, caranya dengan mencabut sehelai bulu burung lovebird, dimana pada pangkal (atau ujung) bulu tersebut terdapat darah, kemudian darah tersebut dipakai untuk di tes pada laboratorium. Dan cara ini memang sangat akurat.
3. Amati umur produksi lovebird anda.
Lovebird betina biasanya atau pada umumnya dapat bertelur pada umur 8 bulan, namun pada umur 8 bulan tersebut burung lovebird betina tidak betul betul matang. Sehingga jika dipaksakan kemungkinan telur tidak akan jadi. Jika berhasil menetaspun, anakan lovebird tersebut tidak akan bagus kualitasnya. Kualitas bertelur menghasilkan telur dan anakan bagus saat umur lovebird betina menginjak umur 1 tahun, maka sebaiknya anda menggunakan lovebird betian umur 1 tahun untuk beternak burung lovebird.

4. Perkawinan
Lovebird (burung cinta), burung ini termasuk burung yang setia dengan pasangannya. Burung ini cuma akan kawin pada satu pasangan saja. Jadi memang butuh pengangan yang khusus untuk menjodohkan dan mengawinkan sepasang lovebird.

Cara nya yaitu tempatkan sangkar terpisah antara lovebird betina dan lovebird jantan, jika kedua burung lovebird tersebut selalu berdekatan kemungkina  kedua burung tersebut telah berjodoh. Penggunaan cara ini biasanya memerlukan waktu antara 3 sampai 7 hari. Cara ini sangat cepat jika dilakukan saat kedua burung tersebut pada masa birahi.

Bagaimana cara mengetahui kalau burung lovebird tersebut telah birahi, biasanya ditandai dengan tingkah laku berkicau dan membuka sayap dan ekor naik turun. Setelah kedu aburung tersebut berjodoh, segera kumpulkan jadi satu kandang kedua burung tersebut.

Nah ini yagn penting, jika saat disatukan pada kandang kedua buurng ini  saling berkejar kejaran dan tidak kawin dipastikan kedua burung ini tidak berjodoh atau perjodohan gagal. Jika ini terjadi maka tukar salah satu lovebird dengan yang lainnya.

5.  Mempersiapkan pengeraman burung lovebird
Setelah kawin, burung lovebird betina akan membiasakan diri dengan tempat pengeramannya. Pastinya kita telah memperispkan tempat pengeraman dan juga alas pengeraman nya secara alami. Di alam bebas burung lovebird akan mengumpulkan beragam ranting kecil, tangkai daun dan lain lainnya.

Nah sedangkan jika di dalam sangkar tentunya kita sendiri yang akan menyediakannya untuk indukan burung lovebird tersebut. Caranya tebarkan tangkai daun, ranting kecil ataupun kulit jagung kering di dasar kandang, ingat yang kita tebarkan adalah yang bersifat kering, tujuannya jika yang diberikan yang masih fresh atau segar, disangsikan nanti akan menjadi busuk dan menjadi jamur yang membuat masalah pada indukan lovebird.

Jangan juga memberikan barang yang bersifat sintesis seperti plastik dan karet, takutnya jika burung lovebird tersebut memakannya dipastikan akan meracuni burung tersebut.

Burung lovebird biasanya akan bertelur dengan jumlah 4-6 butir telur, jangan kuatir jika lovebird anda sudah bertelur dan tidak mengerami telurnya. Biasanya indukan lovebird akan mengerami telurnya jika sudah mencapai 3 butir telur. Sesekali saat mengeram, burung lovebird akan keluar untuk mandi, makan dan mengepakkan sayapnya.

6. Teknik penetasan telur lovebird
Telur lovebird akan menetas dalam masa waktu pengeraman 21 -23 hari. Yang menarik biasanya selang penetasan telur lovebird berkisar 24 jam atau satu hari. Jangan terlalu kuatir dikarenakan tengah berlangsung penyesuaian dalam tubuh anak lovebird.

Sebaiknya jangan ikut campur pada masa penetasan ini, biarkan indukan lovebird menganani sendiri secara alami, jika anda ikut campur dalam penetasan ini, dikuatirkan anakan dari lovebird akan cacat.

Dan biasanya juga kemungkinan ada telur yang tidak menetas, umunya terjadi pada masa perkawinan dan betina dari lovebird pertama kali bertelur. Nanti bisa jadi pada periode ke dua masa bertelur dan pengeraman, betina lovebird benar benar matang.

Mandulnya lovebird bis dikarenakan telur indukan terlalu muda atau memiliki lingkungan tidak sehat dan nilai gizi yang rendah.

7. Pakan anak burung lovebird
Jika telur dan menetas dan menghasilkan anakan burung lovebird, burung lovebird anakan usia 13-14 hari bisa kita ambil atau ditempatkan sendiri dalam kandang terpisah dengan indukan. Cara memisahkan burung lovebird ini sangat bermanfaat karena burung anakan lovebird tersebut akan menjadi lebih jinak dan akan menambah harga jualnya.

Bagaimana dengan makanan anakan burung kenari lovebird?, anda bisa memberikan bubur bayi instan, campur bubur bayi instan dengan air hangat, jangan terlalu panas, dan jangan ditiup. Pada usia yang masih kecil gunakan bubur bayi yang tidak terlalu kental, kemudian seiring dengan bertambahnya usi burung lovebird gunakan yang agak kental.

Pemberian makanan bubur bayi bisa dilakukan dengan menggunakan jarum suntik. Bagaimana dengan waktu pemberian makanan pada anakan burung lovebird?, waktu pemberian makanan berselang sekitar 4 jam dengan teratur, misal pemberian makanan pada jam 6, jam 10, jam 2 siang, jam 6 sore, dan jam 11 malam.

Nah semoga ulasan lengkap tentang tata cara tips merawat dan beternak burung lovebird dapat bermanfaat bagi anda yang akan terjun ke dunia bisnis ini.

Artikel Terkait

Cara Merawat dan Beternak Burung Love Bird
4/ 5
Oleh